Hai guys, gimana kabarnya? semoga kalian baik-baik saja disana, oke. yap, selamat datang di blog pribadi kesayangan saya. Mungkin salam pembuka tadi sedikit garing, but kita sampingkan hal memalukan tersebut. kali ini saya akan membahas tentang energi, sebelum kita lanjut ke materi, tentunya kalian sudah pernah mendengar kata energi. Akan tetapi, tahukah kalian apa itu energi? apa anda ragu dengan jawaban anda?. baiklah kalau anda tidak tahu, saya akan memberikan materi tentang energi, sehingga anda tidak perlu menebak-nebak atau mungkin pusing memikirkan tentang energi.
Energi dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) "energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja (misalnya untuk energi
listrik dan mekanika); daya (kekuatan) yang dapat digunakan untuk
melakukan berbagai proses kegiatan, misalnya dapat merupakan bagian
suatu bahan atau tidak terikat pada bahan (seperti sinar matahari);
tenaga;". Sedangkan dalam fisika Energi merupakan properti fisika dari suatu
objek, dapat berpindah melalui interaksi fundamental, yang dapat diubah
bentuknya namun tak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.
Eitss, tidak hanya sampai disitu, seperti gambar diatas. Energi itu memiliki banyak jenis, pembagian jenis energi ini didasarkan pada produsen/penghasil dari suatu energi (krik krik). ya udah deh, daripada bosen terus pengen pindah blog, nih gue kasih tau tentang jenis-jenis energi.
1. Energi Panas (kalor)
Energi panas atau kalor adalah sebuah energi yang
menghasilkan panas dan jika energi panas diberikan pada sebuah benda
maka akan membuat perubahan suhu pada benda tersebut.
Sumber tenaga panas itu sendiri adalah sebuah benda
yang bisa menghasilkan panas. Sumber energi ini bisa berasal dari alami
atau memang sudah memiliki tenaga panas atau memang sengaja dibuat
manusia.
2. Energi Cahaya

Energi cahaya dapat kita ketahui dengan melihat matahari yang memancarkan sejumlah besar radiasi elektromagnetik (energi
surya atau cahaya). Manusia dapat melihat hanya sebagian kecil dari
energi ini, yang disebut sebagai “cahaya tampak”. Cara di mana energi
surya melakukan perjalanan digambarkan sebagai gelombang.
Para ilmuwan dapat menentukan jumlah energi gelombang dengan mengukur
panjang gelombang, jarak antara titik berurutan dari gelombang, seperti
dari puncak ke puncak atau dari palung ke palung.
3. Energi Listrik

energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik atau
energi yang tersimpan dalam arus listrik. Listrik bisa dikonversikan menjadi energi lain untuk menunjung aktivitas
manuasia seperti menggerakan motor, lampu penerangan, dan juga untuk
memanaskan suatu benda.
4. Energi Bunyi

Sebelum kita membahas tentang energi bunyi ada baiknya kita tahu apa itu bunyi. Bunyi adalah sebuah getaran yang ada di udara. Segala sesuatu yang bergetar akan mengeluarkan bunyi. Energi bunyi adalah gelombang yang berasal dari sumber bunyi, yaitu
benda yang bergetar. Gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik yang
dapat merambat melalui medium. Gelombang bunyi adalah gelombang
longitudinal. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu mendengarkan beranekaragam
suara, mulai dari suara musik, kicauan burung, klakson kendaraan
bermotor, suara pesawat, kereta api, dan suara orang yang sedang
berbicara.
5. Energi Kimia
energi kimia adalah energi yang dihasilkan melalui reaksi suatu zat yang menghasilkan suatu energi seperti energi kinetik, energi panas, dan juga energi potensial. Pengertian lain mengenai energi kimia adalah proses suatu zat atau benda yang berubah menjadi zat baru menjadi sifat yang baru.
6. Energi Kinetik

Energi kinetik atau disebut juga energi gerak yaitu energ
dalam gerakan
atau energi yang berhubungan dengan pergerakan suatu benda. Beberapa
contoh energi kinetik misalnya air yang mengalir di sungai atau air
terjun yang jatuh ke bawah, dan kendaraan yang bergerak. Intinya, segala sesuatu yang
bergerak itu pasti memanfaatkan energi gerak.
7. Energi Potensial

Semua benda yang berada di atas permukaan Bumi memiliki
energi potensial karena adanya gravitasi Bumi. Sehingga bisa dikatakan semua benda memiliki potensi bergerak yang belum
tentu seberapa energi itu akan keluar atau seberapa besar gaya yang
dihasilkan dari pergerakannya. Adapun salah
contoh energi potensial adalah pegas, katapel, busur dan anak panah. Contoh yang lain yaitu jatuhnya buah mangga dari
pohonnya karena mendapatkan energi potensial
gravitasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar